Relegi
/ Budaya dan Kesenian :
- Relegi / budaya.;
Dilihat dari segi kepercayaan yang dianut sebagian
besar penduduk beragama Hindu, Desa Tengkudak memiliki lima Desa Adat : Desa Adat Penganggahan,
Tengkudak, Puluk –Puluk, Puakan dan
Tingkih kerep. Yang masing masing telah memiliki Pura Kayangan Tiga. Disamping
itu juga warga Desa Tengkudak ngamongin / mekandelin kayangan jagat
seperti Desa Adat Tengkudak dan Adat Penganggahan ngamongin Kayangan
Watukaru, Adat Puluk-Puluk dan Tingkihkerep ngandelin di Pura
Muncaksari dan Adat Puakan ke Pura
Tambewaras. Di Desa Tengkudak ada Dua Pura yang dari Kepurbakalaan
dikatakan Pura Batu / Pundan Berudak yaitu Pura Pedanga yang ada di Desa Adat Puluk
- Puluk dan Pura Manis Bayu yang ada di wilayah Desa Adat Tengkudak, dan
juga ada sebuah Gereja di Br. Dinas Penganggahan yang dianut oleh 7 ( tujuh ) KK umat Kristen Khatolik.
- Kesenian ;
Dilihat
dari segi kesenian di Desa Tengkudak ada beberapa sekea – sekea seperti sekea joged, rindik, gender
yang ada di Banjar Puluk- Puluk, dan kesenian yang disakralkan seperti Baris
Memedi, Sanghiang Sampat dan Sanghiyang Cicing juga ada di Adat Puluk – Puluk dan di Desa
Adat Tengkudak., dan Rejang Tabuh, Ngerebeg yang ada di Desa
Adat Tingkihkerep. Kesenian sakral tersebut seperti Sanghiang Sampat dipercaya oleh
leluhur ditangun apabila ada kebrebehan seperti serangan meran di sawah, warga
banyak yang sakit dan dipercaya sebagai pengusir roh – roh jahat. Sedangkan untuk Baris Memedi diginakan pada
acara pengabenan, dengan mangambil tingkatan upakara pengabenan yang
utama . Dan juga hanya boleh dipentaskan
apabila yang meninggal tersebut sudah memiliki cucu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar