Rabu, 21 Mei 2014

Relegi / Budaya dan Kesenian :


- Relegi / budaya.;

Dilihat dari segi kepercayaan yang dianut sebagian besar penduduk beragama Hindu, Desa Tengkudak memiliki lima Desa Adat : Desa Adat Penganggahan, Tengkudak,  Puluk –Puluk, Puakan dan Tingkih kerep. Yang masing masing telah memiliki Pura Kayangan Tiga. Disamping itu juga warga Desa Tengkudak ngamongin / mekandelin kayangan jagat seperti Desa Adat Tengkudak dan Adat Penganggahan ngamongin Kayangan Watukaru, Adat Puluk-Puluk dan Tingkihkerep ngandelin di Pura Muncaksari dan Adat Puakan ke  Pura Tambewaras. Di Desa Tengkudak ada Dua Pura yang dari Kepurbakalaan dikatakan Pura Batu / Pundan Berudak yaitu Pura Pedanga yang ada di Desa Adat Puluk - Puluk dan Pura Manis Bayu yang ada di wilayah Desa Adat Tengkudak, dan juga ada sebuah Gereja di Br. Dinas Penganggahan yang dianut oleh 7 ( tujuh ) KK umat Kristen Khatolik.




- Kesenian ;



            Dilihat dari segi kesenian di Desa Tengkudak ada beberapa        sekea   – sekea seperti sekea joged, rindik, gender yang ada di Banjar Puluk- Puluk, dan kesenian yang disakralkan seperti Baris Memedi, Sanghiang Sampat dan Sanghiyang Cicing  juga ada di Adat Puluk – Puluk dan di Desa Adat Tengkudak., dan Rejang Tabuh, Ngerebeg yang ada di Desa Adat  Tingkihkerep. Kesenian sakral tersebut seperti Sanghiang Sampat dipercaya oleh leluhur ditangun apabila ada kebrebehan seperti serangan meran di sawah, warga banyak yang sakit dan dipercaya sebagai pengusir roh – roh jahat.  Sedangkan untuk Baris Memedi diginakan pada acara pengabenan,  dengan  mangambil tingkatan upakara pengabenan yang utama . Dan juga  hanya boleh dipentaskan apabila yang meninggal tersebut sudah memiliki cucu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar