Rabu, 21 Mei 2014

SEKILAS GAMBARAN UMUM DESA TENGKUDAK

SEJARAH PEMERINTAH DESA TENGKUDAK


NO.
NAMA PEJABAT
MASA JABATAN
KET.

1

2

3

4

5

6

7




NANG REMADI ( REMEN )

I WAYAN RAMAS

I MADE PEKEG

I WAYAN RAMAS

I WAYAN SUNADRA

I WY  SUDIARTAJAYA,SE

I MADE SUBAGIASTERA






1979   -  1984

1984   -  1989

1989  - 1994

1994   -  1999

1999   -  2007

2007   -  2013

2013   -  sekarang








1.3  Topografi Desa  

-    Fasilitas desa .

Dalam melaksanakan aktifitas pemerintahan, Desa Tengkudak memiliki fasilitas berupa Kantor Desa Yang dibangun di atas tanah desa seluas …..are. diatas tanah ini pada tahun 2008 – Sekarang dimulai pembangunan Kantor Desa dengan konstruksi beton bertulang berlantai 3.

Pembangunan Kantor Desa dilaksanakan secara bertahap setiap tahun dimana sampai saat ini bangunan belum selesai 100%, sedangkan dana yang dihabiskan telah mencapai  ± Rp. 650.000.000 yang bersumber dari Iuran Masyarakat, Dana ADD dan sedikit sumbangan dari Pemda Tabanan.

Dalam melaksanakan kegiatan di Banjar-Banjar disetiap Br. Dinas telah dibangun Balai Banjar oleh masing-masing Banjar Dinas secara swadaya dan Gotong Royong.

Fasilitas lain yang ada hádala 3 Buah Sekolah Dasar ( SD ), 2 Buah TK, 1 Buah PAUD dan 1 Buah Poskesdes.

Dibidang transportasi untuk menghubungkan Banjar-Banjar yang ada di Desa Tengkudak telah dibangun Pembetonan Jalan di Banjar Puluk-Puluk dan Tingkihkerep dengan swadaya masyarakat, sedangkan jalan yang menuju Br. Puakan dibangun dengan dana PPIP Tahun 2013 seniali Rp. 245.000.000 dan pengerjaannya sepenuhnya dilakukan oleh warga masyarakat Desa Tengkudak.

-          Lokasi Desa Tengkudak

Lokasi Desa Tengkudak terletak di wilayah Kabupaten Tabanan yang merupakan bagian daripada wilayah Kecamatan Penebel di bawah gunung Batukaru. Desa Tengkudak yang terletak di wilayah bagian barat Kecamatan Penebel dengan jarak ke pusat pasilitas ( kota) sebagai berikut :
1.      Jarak Desa Tengkudak ke Ibu Kota Kecamatan sepanjang 7 Km dengan prasaran jalan aspal ditempuh dengan waktu 15 Menit dengan angkutan umum.
2.      Jarak Desa Tengkudak ke Ibu Kota Kabupaten Tabanan sepanjang 18 Km dengan prasarana jalan aspal ditempuh dengan waktu 30 menit dengan sarana angkutan umum.
3.      Jarak Desa Tengkudak ke Ibu Kota Propensi Bali sepanjang 45 Km dengan Prasarana Jalan aspal ditempuh dengan waktu 60 menit dengan sarana angkutan umum.

Melihat letak Desa Tengkudak yang agak jauh dari pasilitas kota, maka pengembangan pembangunan yang menuju Keluarga Sehat Sejahtera dari masa kemasa tetap berjalan dan terarah.




Dari data areal wilayah tersebut diatas, khususnya lahan pertanian basah/ sawah secara umum masih terpelihara dengan baik dan tidak banyak yang beralih fungsi.

Sawah bagi penduduk Desa Tengkudak masih merupakan areal yang diandalkan karena selama ini memberikan hasil manfaat yang Sangat ekonomis bagi warga dengan tetap memelihara Padi Lokal ( padi merah dan injin ) dibandingkan memelihara benih padi unggul, memelihara padi lokal di Desa Tengkudaklebih menguntungkan secara ekonomis, karena padi lokal Desa Tengkudak sudah banyak diminati oleh pihak luar untuk kepentingan kehidupan maupun sosial budaya.


1.4. Kelembagaan

Kelembagaan merupakan salah satu Factor pendukung penting demi terwujudnya Program Pembangunan Desa baik dari perencanaan pelaksanaan, maupun pengawasannya.
Di Desa Tengkudak telah terbentuk beberapa lembaga yang telah berperan secara aktif dan memberikan kontribusi nyata dalam Pembangunan Desa antara lain BPD, LPM Lembaga Desa Pekraman, Subak Basah, Subak Abian, Lembaga lain seperti LPD di setiap Desa Pekraman, Koperasi Tani  ( Koptan ) Kelompok Simantri, Unit Pengolahan Pupuk Organik ( UPPO ), KUD, Kelompok Tani Ternak, Kelompok Pembudidaya Ikan serta Lembaga-Lembaga lainnya.



1.6. Batas Desa Tengkudak

Berdasarkan hasil musyawarah BPD, Desa Tengkudak, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, hari Kamis tanggal 15 Maret 2007 yang dihadiri oleh Perbekel Desa Wongaya Gede, maka telah disepakati bersama bahwa batas wilayah Desa Tengkudak adalah sebagai berikut :

1.      Batas sisi utara adalah Desa Wongaya Gede.
2.      Batas sisi timur adalah sungai Pusut.
3.      Batas sisi selatan adalah Campuhan Kelang Kelung.
4.      Batas sisi barat adalah Sungai Mawa.


-          Jumlah Dusun/Banjar Dinas :


Desa Tengkudak terdiri dari 5 ( Lima ) Banjar Dinas yaitu :

    1. Banjar Dinas Penganggahan
    2. Banjar Dinas Denuma
    3. Banjar Dinas Tengkudak
    4. Banjar Dinas Puluk-Puluk
    5. Banjar Dinas Tingkihkerep

Dan memiliki 5 ( lima ) Desa Pakraman yaitu  :

1.      Desa Pakraman Penganggahan
2.   Desa Pakraman Tengkudak
3.   Desa Pakraman Puluk-Puluk
4.   Desa Pakraman Puakan
5.   Desa Pakraman Tingkihkerep

  

 2.  Kondisi Geograpis /Keadaan Alam

                       
      Desa Tengkudak merupakan salah satu Desa yang ada di wilayah Kecamatan Penebel dan salah satu dari 113 Desa / Kelurahan di Kabupaten Tabanan dengan luas wilayah 592,709 Hektar yang terdiri dari :
- Perumahan dan pekarangan                                                   : 19   Ha
         - Sawah                                                                                    : 302,08 Ha
         - Perkebunan/Tegalan                                                               : 256,065 Ha
- Tanah Bangunan Umum (Kantor, Jalan, Sekolah, Pura dll ): 15,564 Ha.

-          Desa Tengkudak, merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Penebel Barat dengan Ketinggian 700 meter di atas permukaan laut dan bentuk permukaan tanah merupakan dadaran tinggi yang membujur dari barat ke timur serta memiliki iklim tropis/musim hujan dan musim kering

      Dari kondisi alam Desa Tengkudak tersebut di atas merupakan alam yang potensial bagi pengembangan pertanian dalam arti luas : pertanian pangan, perkebunan, perikanan, peternakan dalam  usaha untuk menunjang peningkatan pendapatan masyarakat Desa tengkudak menuju keluarga sehat sejahtera.


 3.  Demografi

      Penduduk merupakan sumber daya utama dalam rangka menunjang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Tengkudak dengan jumlah Penduduk Per-Desember 2013 sebanyak 2651 Jiwa terdiri dari penduduk laki laki 1301 jiwa dan penduduk perempuan seanyak 1350 jiwa dan terbagi dalam 897kepala keluarga (KK), 87 KK tergolong Rumah Tangga Miskin ( RTM ). Dari luas wilayah jika dibandingkan dengan jumlah penduduk terdapat kepatan penduduk secara geografis dan kepadatan penduduk secara agraris sebanyak 2651 jiwa / 590,629 Ha dengan rincian sebagai berikut :     
                        - Mata Pencaharian
1.      Petani.                                     : 819 Orang.
2.      Pedagang                                : 27 Orang.
3.      Wiraswasta                              : 8 Orang
4.      Pegawai negeri                        : 150 Orang.
5.      Pamong Desa                          : 12 Orang.
6.      ABRI                                      : 15 Orang.
7.      Pensiunan                                : 15 Orang.
8.      Buruh Tani                              : 325 Orang
9.      Tukang Jahit                            : 15 Orang
10.  Tukang Kayu                          : 65 Orang
11.  Sopir ( jasa )                            : 43 Orang
12.  Karyawan Swasta                   : 607 Orang.

- Tingkat Pendidikan
1. Tamat SD                                  : 2.163 org
2. Tamat SMP                               : 1.916 org
3. Tamat SMA                              : 1.565 org
4. Strata 1 ( S1 )                            : 85 org
5. Strata 2 ( S2 )                            : 7 org
6. Strata 3 ( S3 )                            : 6 org
7. D1                                             : 22 org
8. D2                                             : 8 org
9. D3                                             : 19 org

- Balita                                                 : 91 org
Laki                                               : 47 org
Perempuan                                      : 44 org

- Lansia                                               : 425 org
Laki                                               : 176 org
Perempuan                                     : 249 org


4. Relegi / Budaya dan Kesenian :
- Relegi / budaya.;
Dilihat dari segi kepercayaan yang dianut sebagian besar penduduk beragama Hindu dan ada 7 (tujuh ) KK yang beragama Kristen Katolik yang ada di Br. Dinas Penganggahan
            Desa Tengkudak memiliki lima Desa Adat : Desa Adat Penganggahan, Tengkudak,  Puluk –Puluk, Puakan dan Tingkih kerep. Yang masing masing telah memiliki Pura Kayangan Tiga. Disamping itu juga warga Desa Tengkudak ngamongin / mekandelin kayangan jagat seperti Desa Adat Tengkudak dan Adat Penganggahan ngamongin Kayangan Watukaru, Adat Puluk-Puluk dan Tingkihkerep ngandelin di Pura Muncaksari dan Adat Puakan ke  Pura Tambewaras. Di Desa Tengkudak ada Dua Pura yang dari Kepurbakalaan dikatakan Pura Batu / Pundan Berudak yaitu Pura Pedanga yang ada di Desa Adat Puluk - Puluk dan Pura Manis Bayu yang ada di wilayah Desa Adat Tengkudak, dan juga ada sebuah Gereja di Br. Dinas Penganggahan yang dianut oleh 7 ( tujuh ) KK umat Kristen Khatolik.
- Kesenian ;
            Dilihat dari segi kesenian di Desa Tengkudak ada beberapa        sekea   – sekea seperti sekea joged, rindik, gender yang ada di Banjar Puluk- Puluk, dan kesenian yang disakralkan seperti Baris Memedi, Sanghiang Sampat dan Sanghiyang Cicing  juga ada di Adat Puluk – Puluk dan di Desa Adat Tengkudak., dan Rejang Tabuh yang ada di Desa Adat  Tingkihkerep. Kesenian sakral tersebut seperti Sanghiang Sampat dipercaya oleh leluhur ditangun apabila ada kebrebehan seperti serangan meran di sawah, warga banyak yang sakit dan dipercaya sebagai pengusir roh – roh jahat.  Sedangkan untuk Baris Memedi diginakan pada acara pengabenan,  dengan  mangambil tingkatan upakara pengabenan yang utama . Dan juga  hanya boleh dipentaskan apabila yang meninggal tersebut sudah memiliki cucu.

5. Obyek Wisata / Potensi Wisata;
Desa Tengkudak terletak di kaki gunung batukaru dan memiliki banyak panorama/ pemandangan yang indah. Dari banyak lokasi tersebut telah dikembangkan objek pariwisata petualang seperti See-Bali dan Paddy Venture yang berlokasi di Subak Manis Bayu. Selama ini objek See bali dan Pady Venture cukup banyak dikunjungi wisatwan asing maupun domestik sehingga sudah mampu memberikan sedikit kontribusi bagi pendapatan desa, disamping itu juga mampu menampung tenaga kerja yang berasal dari Desa Tengkudak sehingga angka pengangguran di Desa Tengkudak berkurang. Kedepan akan direncanakan dikembangkan wisata agro di subak-subak basah dengan padi lokalnya dan Wisata Tracking.



6.           Ekonomi masyarakat :
Kemajuan dibidang perekonomian di sebuah desa sangat ditentukan oleh tersedianya lapangan kerja dan lembaga-lembaga ekonomi yang memadai. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Desa Tengkudak telah didirikan lembaga-lembaga perekonomian diantaranya :
a.       1 (satu) buah KUD berlokasi di banjar Puluk-puluk
b.      2 (dua) buah koperasi yang masing-masing berlokasi di banjar Penganggahan dan banjar Puluk-puluk
c.       5 (lima) buah LPD yang berlokasi di masing-masing desa pekraman yaitu desa pekraman Tengkudak, desa pekraman Penganggahan, desa pekraman Puluk-puluk, desa pekraman Tingkih Kerep dan desa pekraman Puakan.
Lembaga-lembaga ekonomi tersebut diatas secara nyata telah mampu memberikan manfaat kepada warga desa Tengkudak dalam menampung tenaga kerja, menyediakan modal usaha maupun dalam memberikan kontribusi kepada pemerintah desa Tengkudak. Dalam hal ini Perbekel desa Tengkudak mengeluarkan keputusan tentang iuran yang dikenakan dalam kaitan pelaksanaan hari-hari besar nasional maupun hari besar Agama Hindu.
Disamping lembaga yang telah disebutkan diatas, di desa Tengkudak telah berdiri kelompok-kelompok ekonomi lainnya seperti :
a.       Organisasi Subak basah sebanyak 4 (empat) Subak basah yaitu :
-        Subak Tengkudak
-        Subak Tingkih Kerep
-        Subak Puakan
-        Subak Pancoran Sari
b.      Subak Abian sebanyak 3 (tiga) Subak yaitu :
-        Subak Abian Manik Pecatu di Banjar Dinas Penganggahan
-        Subak Abian Wahana Merta di Banjar Dinas Tengkudak
-        Subak Abian Purwa Sari di Banjar Dinas Puakan
      Subak tersebut diatas fungsinya menjadi sangat penting karena Desa Tengkudak dan Subaknya             telah ditetapkan menjadi bagian warisan budaya dunia yaitu kawasan Jatiluwih dengan pelestarian           alam adat dan Subaknya. Penetapan ini didasarkan atas Peraturan Bupati Tabanan No. 34 Tahun         2011 tentang Penetapan dan Pelestarian Warisan Budaya Kabupaten Tabanan
Pertanian yang dikembangkan di Subak-subak yang ada di wilayah Desa Tengkudak masih mempertahankan untuk menanam varietas padi lokal (padi merah dan hitam). Dengan menanam varietas tersebut sebagai produk unggulan maka secara ekonomis telah mampu memberikan keuntungan yang lebih besar kepada para petani jika dibandingkan dengan menanam bibit unggul yang sudah pernah dicoba dengan 8 usaha Penyosohan Gabah.
c.       Kelompok tani ternak ayam buras yang berlokasi di Banjar Dinas Penganggahan beranggotakan 25 orang pernah berprestasi sebagai juara 1 lomba kelompok tani ternak ayam buras Tingkat Nasional, sehingga berkesempatan diundang ke Istana Negara di Jakarta.
d.      Kelompok pembudidaya ikan air tawar yang berada di Banjar Dinas Penganggahan sudah mampu berproduksi secara rutin dengan menjual hasil olahannya, sudah berprestasi sebagai juara 3 lomba kelompok pembudidaya ikan sebagai juara 3 Tingkat Provinsi Bali.
e.       Kelompok UPO yang berlokasi di Banjar Dinas Tingkih Kerep. Beranggotakan sebanyak 132 anggota yang berasal dari Banjar Dinas Tingkihkerep. Kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah memelihara sapi dan pembuatan pupuk organik untuk menunjang kepentingan usaha pertanian. Dalam usaha untuk meningkatkan kesejahteraan para anggota telah memasukkan KK miskin sebagai anggota sehingga mampu memberikan penghasilan tambahan untuk meningkatkan kesejahteraan.
f.       Kelompok Wanita Tani Dwi Tunggal Banjar Dinas Penganggahan juga aktif dalam melakukan kegiatannya secara rutin yang dilakukan seminggu sekali dengan tujuan mengentaskan masyarakat miskin sudah mampu dan terbukti dalam kegiatannya sehingga memperoleh Prestasi Juara di Tingkat Kabupaten Tabanan dan Juara III UKM Provinsi Bali
g.      Simantri berlokasi di Banjar Puluk-puluk dengan anggota sebanyak 25 orang dengan usaha kegiatan berupa pemeliharaan induk sapi dan pemanfaatan kotoran sapi untuk diolah menjadi pupuk organik.
h.      Kelompok-kelompok tani lainnya sepeti : Kelompok ikan di Banjar Puakan, kelompok ikan di Banjar Denuma.
i.        Usaha dibidang Pariwisata.
Sebagai wilayah yang telah ditetapkan menjadi salah satu bagian kawasan Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia, Desa Tengkudak telah mulai dikembangkan menjadi obyek wisata yang mengandalkan pemandangan alam sebagai pendukungnya. Kondisi geografis Desa Tengkudak relatif indah untuk dikembangkan menjadi obyek wisata. Adapun pariwisata yang telah dikembangkan diantaranya wisata petualangan dengan motor ATV yang dimiliki oleh salah satu warga tengkudak dengan nama See Bali dan Pady Ventura, wisata tracking dengan lingkungan persawahan dan perkebunanan serta padi lokalnya yang menawan.

Selama ini telah dapat dirasakan keuntungan dan manfaat dengan telah beroprasinya wisata tersebut diatas sebagai berikut :
-        Pariwisata telah banyak menampung tenaga kerja lokal dan hal ini sangat membantu pemerintah desa dalam hal mengurangi terjadinya pengangguran.
-        Membuka peluang bagi masyarakat lainnya untuk membuka usaha yang baru yang terkait dengan pariwisata tersebut
-        Masyarakat diusahakan tidak mnjual tanah untuk pariwisata tetapi cukup dikontrakkan atau bentuk kerjasama lainnya.
-        Memberikan keuntungan kepada kas desa karena pariwisata tersebut diatas telah mampu memberikan kontribusi berupa iuran tetap setiap bulan yang dikelola dalam APBdesa demi menunjang kelancaran tugas-tugas pemerintah desa
-        Memperkenalkan wilayah Desa Tengkudak sebagai daerah pertanian organik kepada wisatawan domestik dan mancanegara.
Sisi lain dari telah dikembangkannya Desa Tengkudak menjadi obyek wisata adalah masih terdapatnya kendala/hambatan yang dihadapi diantaranya :
-        Terbatasnya kemampuan masyarakat dalam mendukung keberlangsungan daripada pariwisata
-        Masih kurangnya pemilik modal yang menawarkan kerjasama untuk pengembangan pariwisata.



VISI DAN MISI
DESA TENGKUDAK


 VISI
Terwujudnya Masyarakat Desa Tengkudak yang Cerdas, Nyaman, Sehat dan Sejahtera dalam kondisi Masyarakat yang selalu Kondusif berdasarkan pada nilai-nilai luhur yang tercantum dalam  Tri Hita Karana dan Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia.


MISI

1.      Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan dan program kesehatan, serta pengamalan ajaran agama kepada masyarakat sesuai dengan falsafah “Tri Hita Karana”.
2.      Meningkatkan ketahanan ekonomi dengan menggalakan usaha ekonomi kerakyatan, melalui program strategis dibidang produksi pertanian, pemasaran, koperasi, usaha kecil dan menengah serta pariwisata.
3.      Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
4.      Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai etika kerja dan meningkatkan kerja sama antar lembaga adat dan media massa.
5.      Memberdayakan masyarakat menuju masyarakat mandiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar